Jumat, 21 Agustus 2015

Lanjut Sekolah,,, Ayooooo Sekolah !!!


Alhamdulillah wa syukurillah, Puji dan syukur kami haturkan kepada Allah SWT yang senantiasa selalu membimbing dan memberkahi kami beserta adik-adik Rumah Pintar. Hanya karena pertolongan dan ridhoNya lah kami dan Rumah Pintar masih bisa berdiri tegak hingga saat ini.

Berawal dari cita-cita kami (pengurus Rumah Pintar) yang ingin memajukan, membantu adik-adik kami yang ada di Rumah Pintar untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Atas izin Allah yang telah memberikan banyak rezekiNya bagi adik-adik kami di Rumah Pintar melalui donatur yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu (semoga Allah memberikan Rahmat dan BrkahNya bagi kalian). Alhamdulillah dan terimakasih bagi para donatur yang telah memberikan sebagian rezekiNya bagi adik-adik kami di Rumah Pintar, tanpa adanya bantuan donasi dari para donatur, mungkin Rumah Pintar belum bisa sampai di titik ini. Titik dimana Alhamdulillah kami "Rumah Pintar" beserta para donatur bisa menyekolahkan salah satu adik kami di Rumah Pintar ke jenjang SMP.

Sedikit mengenai profil adik kami ini, dia berasal dari kalangan menengah ke bawah, yang orang tuanya hanya buruh serabutan yang penghasilannya tidak tetap setiap bulannya. Dia anak sulung dari 3 bersaudara. Pada awalnya adik kita ini tidak akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP dikarenakan tidak adanya biaya. Kami yang mengetahui komdisi seperti ini tidak ingin cita-citanya pupus hanya karena tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke SMP, sedangkan kita tahu wajib beajar bagi anak-anak adalah 9 tahun. Alhamdulillah di bulan Ramadhan yang penuh berkah kemarin atas izin Allah, bantuan dan semangat serta kegigihan, keinginan dan semangat yang kuat dari adik kami ini untuk melanjutkan sekolah. Maka Rumah Pintar telah mewujudkan salah satu cita-citanya dengan memberikan pendidikan yang layak dengan memasukan adik kami ke sekolah MTS. Semua tidak lepas dari kuasa Allag yang memberikan RahmatNya pada adik kami.


by
Khairani Fatonah

Rabu, 10 Desember 2014

Belajar Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Beberapa minggu lalu, adik-adik RP kedatangan kakak-kakak dari HIMATESIL IPB (Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil).

Banyak ilmu yang didapat dari kakak-kakak IPB. Adik-adik RP belajar banyak tentang sampah dan pentingnya memisahkan sampah organik dan anorganik. Adik-adik juga mulai bisa membedakan mana sampah yang termasuk kedalam organik dan yang anorganik, sehingga harapan kedepannya mereka mulai bisa memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Karena, banyak manfaat yang didapat dari pemisahan sampah tersebut, diantaranya sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk.









Adik-adik juga melakukan deklarasi untuk tidak membuang sampah sembarangan dengan cap telapak pada kain putih.






Terimakasih kakak-kakak HIMATESIL... ilmu nya bermanfaat sekali untuk kami  :)

by
Syari Wulaningsih

Jumat, 31 Oktober 2014

Mengenal Budaya Indonesia

Pemahaman terhadap ragam buadaya Indonesia kian perlu ditanamkan kepada muda-mudi generasi Negeri ini. Sehingga timbul perasaan bangga akan kayanya buadaya kita, timbul apresiasi tinggi untuk menjaga dan melestarikannya. Kalau tidak mengenal budayanya bagaimana bisa menjaga bahkan melestarikannya?

Adik-adik RP diajak berkenalan dengan ragam budaya Indonesia dengan cara yang sangat menyenangkan (fun learning)


  • Mengenal makanan khas daerah Indonesia dengan sistem post






  • Mengenal cerita rakyat dari berbagai daerah di Indonesia. Para kakak penenggungjawab wajib menjelaskan pesan moral/sosial di akhir cerita



  • Mengenal lagu-lagu daerah Indonesia dengan cara menyanyi bersama diiringi musik. Enak-enak yaa ternyata lagu daerah kita.

  • Mengenal alat musik tradisional dengan media visual. Dibuat sistem pos dimana adik-adik melihat banyak gambar alat musik di laptop masing-masing kakak penanggungjawab









by
Syari Wulaningsih

Rumah Pintar, Komunitas Belajar yang Fokus pada Pengembangan Karakter

Tidak harus dg sarana yg mahal dan rumit untuk bisa merayakan hari kemerdekaan. Lomba-lomba sederhana nan mendidik yang dilakukan adik-adik rumah pintar sudah cukup mengundang gelak tawa dan rasa kebersamaan. Merdeka indonesia!!! 




                                                                                                                                                                      


Fokus pengajaran kita pada pendalaman pemahaman agama dan pengembangan karakter, tapi... adik-adik tetap harus bisa CALISTUNG (Membaca, Menulis, dan Berhitung). Hari itu hujan, tapi semangat adik-adik tidak kendor.

Foto ini menunjukkan semangat adik-adik yang sedang belajar berhitung dan diakhir sesi adik-adik diajak bermain ular tangga dimana dinomor tertentu ada hukumannya berupa : membaca surat pendek, doa-doa pendek, atau menyanyi.




                                                                                                       

Adik-adik sedang belajar menulis. Awalnya jari mereka kaku sekali memegang spidol dan pensil, tapi lama-kelamaan mereka terbiasa dan mereka senang belajar menulis



by
Syari Wulaningsih